Showing posts with label politik. Show all posts
Showing posts with label politik. Show all posts

JOKOWI ANTARA IMPOR BERAS , SUKU ASMAT DAN KARTU KUNING BEM UI


Kartu kuning yang diberikan mahasiswa kharusnya diikuti oleh mahasiswa lain untuk mengadakan aksi mengkoreksi pemerintahan Jokowi JK.

Tidak bisa Presiden terus ngeles mencari selamat dengan melempar masalah ke pihak lain atau malah menyentil mahasiswa agar ke suku Asmat, yag lebih aneh lagi komentar Sri Mulyani bahwa mahasiswa harus lulus dulu ujian makro ekonomi. 

Sebegitu galaunya Presiden Jokowi terus melempar tanggung jawab ke pihak lain , atau setiap yang mengeritik selalu menyalahkan orang lain, ini mah sama saja lempar batu sembunyi tangan, kenapa tidak sekalian kasih aja jabatan presiden kasih ke orang lain.

Sudah sepantasnya kita menagih janji Jokowi yang katanya kerja-kerja dan kerja , bangun jalan dimana –mana tapi ternyata ada rakyat depan mata yang terabaikan bahkan menelan korban .
Disinilah sikap peka Presiden terhadap persoalan yang sedang terjadi, harga beras naik , mentan bilang surplus, pemda banyak  nolak impor beras  karena stok berlebih  bahkan menjelang panen raya eh kok malah impor beras oleh menteri perdagangan, sebuah anomali yang diluar logika berpikir.
Presiden tergesa-gesa dalam mengambil kebijakan  tanpa mau menganalisa dimana persoalan inti, tidak seperti pemadam kebakaran, beras naik langsung impor, jangan-jangan kondisi ini hanya permainan cukong-cukong kakap.   Bukanklah kasus beras Ibu yang katanya penimbun beras sudah dibasmi, atau masih masih banyak “berasibuberasibu” laiinya yang tidak terdeteksi.

Kalau memang ada masalah data dari menteri pertanian wah berarti layak dicopot tuh menteri karena memberikan data surplus palsu .  Harus ada titik jelas dimana persoalan ini terjadi atau ada misteri lain ? seperti yang yang banyak dicurigai ada kepentingan pulus disana?.

Garam kita juga ternyata masih impor  lantas apa yang dimaksud kerja oleh Pak Jokowi, karena seorang Presiden saya kira harus juga membaca laporan-laporan dari menteri dan menganalisa, jika tidak takutnya presiden hanya ditipu oleh para menteri dengan mental ABS “asal bapak senang”, atau seperti kasus sebelumnya kontraversi tanda tangan presiden pada  tahun 2015 soal lolosnya kenaikan uang muka mobil untuk pejabat.

Kasus kartu kuning oleh ketua BEM UI malah menjadi bully dari rekan-rekanya soal tugas kuliah , hem inilah mahasiswa zaman sekarang , melupakan urusan besar , melupakan urusan bangsa bukan malah menjadi bagian dari agen perubahan masyarakat tetapi malah menjadi lebih individualis dan lupa akan ha-hal besar apa yang terjadi dibangsa ini.

Mahasiswa zaman now , lebih sibuk dengan tugas kuliah dan melupakan apa yang menjadi keresahan dan kegelisahan di masyarakat.

Sikap Zaadit dibalas dengan Jokowi bahwa akan mengirim mahasiswa UI ke Asmat Ingat juga kasus banjir jakarta, dari janji kampanye pada saat menjadi calon gubernur , terpilih dan kemudian pada saat tidak berhasil beliau membuat janji baru bahwa hanya dengan beliau menjadi Presidenlah maka banjir Jakarta akan dibereskan karena melibatkan multi sektor dan beberapa pemda terkait.
Pesan buat  Pak Jokowi, belum terlambat untuk merubah sikap dan gaya, budaya kerja penting, budaya berpikir juga penting, budaya bertanggung jawab juga penting tidak selalu melempar tanggung jawab.

tegas Jokowi hari ini  bahwa jika ada kebakaran hutan maka Pangdam dan Kapolda akan di copot , itu mantap, ini juga harus dilakukan untuk pejabat lain,  jika ada kelaparan apalagi kasus wabab KLB campak dan gizi buruk  seperti papua harusnya dari kades camat kapolsek bupati dandim dicopot kemana aja para pejabat daerah, kemana dana triliunan dan otsus, kemana saja dan apa aja kerja mereka sehingga rakyat kurang gizipun ko sampai menjadi wabah.
Nah disinilah jga ternyata kerja saja tidak cukup seorang pemimpin juga adalah pemimpi, tidak cukup hanya membangun secara pisik, tetapi hukum harus dibenahi,sistem diperbaiki, dikaji dipikir dan dibuatkan aturan.

Bangun jalan penting, tol penting, tapi memperbaiki sistem, membuat riset, berpikir, mengkaji juga itu penting.

Salam bekerja, Salam berpikir.


Ahok, Golkar, Nasdem dan Hanura siapa yg diuntungkan ?.



                                               gambar:www.merdeka.com
AHok seperti terus tak kehabisan energy untuk terus menentang siapapun yang mencoba menghalanginya untuk menjadi DKI I.


Yusril, mantan menteri, ahli hokum,  diam-diam menyerah menghadapi ahok, GOlkar partai penguasa Orde baru, partai opurtunis dan pragmatis, cepat-cepat memberikan dukungan tanpa pamrih ke AHOK, yang penting partainya ada dibagian pendukung ahok dengan harapan orang  melupakan kasus sang ketua yang terlibat skandal prefort.

Hanura, partai Gurem yg mungkin pada periode yang akan datang akan kehabisan energy seperti PBB, sudah pasang badan duluan sebagai partai pendukung Ahok.

Sudah jelas Hanura akan menjadi partai yang akan dilupakan sejarah, apalagi semenjak Hary Tanoe,sumber dana dan sumber pencitraan di media grup Bakti Investama  sudah tidak mampu lagi di lakukan, karena Hary Tanoe sudah  Partai Perindo.

Nasdem, partai yang tadinya punya masa depan, ternyata bernasib apes karena sekjen dan ketua dewan Pakar OC kaligis mempunyai prilaku yg sama seperti partai Lain.

Membaca kasus-kasus partai-partai diatas, lantas siapa yg diuntungkan  AHOK atau partai pengusung?.  Secara politik Ahok secara pribadi sudah menaklukkan partai-partai tersebut, satu AHok, banyak membuat partai yang ada ikut pencitraan AHOK dengan harapan AHok terpilih setidaknya partai pendukung mendapat  pencitraan dengan mendukung AHOK.

Bagi ahok inilah pilihan sulit , independen walau suara sudah cukup takut dijegal di DPRD DKI untuk menjalankan programnya pada saat terpilih, jadi pilihan realistis memanpaatkan partai yg ada untuk dijadikan mitra pendukung pada saat berkuasa.

Kalau secara matematis, tanpa partai Ahok akan menang,  bahkan dengan tampil secara Indipidu, justur akan lebih menarik simpati, bukankah rakyat Indonesia sangat senang menolong yang terzalimi .
Bukankah kekalahan PDIP pada tahun 2004 juga karena SBY seperti menjadi korban dari  kesalahan ucap (almarhum) Taupik Kemas karena menyebur SBY seperti anak-anak.

Jokowi, tidak ganteng, tetapi rakyat menyukai kesederhanaan, kepolosan  dan membuktikan sang jenderal Prabowo juga tidak mampu mengalahkan Jokowi.

Jadi  saat ini partai pendukunglah yg diuntungkan oleh Ahok, bukan sebaliknya bila dilihat dari kepentingan partai-partai pendukung yg kian tengelam dan kejenuhan masyarakat atas prilaku para pemimpin partai yg hanya memikirikan uang, kekuasaan dalam jangka panjang.
                                            Poto : www.merdeka.com

Ahok sebuah keajaiban dalam politik, terlepas dengan kata-katanya yg kasar, tapi rakyat bosan dengan kesantunan  yang penuh kemunapikan, tapi saya kira tidak  ada salahnya bagi Ahok untuk berubah , bukankah ketegasan tidak selalu harus berkata tidak sopan, walau dari kacamata “jualan” ahok mampu menengelamkan para politisi dan partai hebat.

PPP, Mengunakan Jin, Layakkah disebut Partai Islam

PPP, Mengunakan Jin, Layakkah disebut Partai Islam

Partai PPP baru selesai menyelengarakan muktamar dan memilih ketua baru saudara Rohidmudzy di Pondok Gede, Sabtu, 9 April 2016. Sayang nya islah tidak semudah yg diwacanakan , PPP masih terbelah sama seperti sebelum mutktamar , kubu Dzan FArid belum bisa menerima, pastinya akan timbul gugat mengugat kembali dipengadilan.
Kubu Romi memang diatas angin, acara dibuka oleh Jokowi, penutupan oleh Jusup Kalla, pasti mudah bagi menkumham untuk memgeluarkan surat pengesahan bagi kubu romi. Kubu Dzan Farid kembali menjadi pihak yg terpinggirkan dimata pemerintah.
Pada zaman Orba Soeharto juga memecah belah PDI, antara kubu soeryadi dan megawati yang memunculkan PDIP yang memenangkan pemilu tahun 1999, tapi suasana politik saat itu rakyat sudah mulai jengkel dengan pemerintah, tinggal nunggu pemicu dan tejadilah tragedy 98. Sementara saat ini rakyat sedang jenuh, partai hanya sibuk mengurus diri mereka sendiri dan gagal menyuarakan kepentingan rakyat. Tidak heran kubu Djan Parid akan hilang ditelan waktu, kalaupun mengadakan perlawanan akan kehabisan energy.
Hebatnya lagi ditengah muktamar , kubu Romi membuat sensasi dengan mengerahkan jin, yang menurut ketua DPW PPP Jatim Musyaffa' Noer, pengiriman jin dilakukan karena akan ada pihak-pihak yang berusaha menggagalkan muktamar PPP. Upaya penggagalan tersebut sudah mulai bervariasi, mulai menggugat presiden, tidak mengakui muktamar, memecah belah kader dan menyusupkan orang untuk menggagalkan muktamar PPP.
"Beberapa kiai Madura, Jombang, Tuban, Kediri, Tulung Agung, Pasuruan, Jember juga mengirimkan ratusan santri jin Islam dari daerahnya masing-masing untuk menjaga muktamar. Kami tidak mempermasalahkan beberapa kiai mengirimkan sampai 1.000 jin Islam pada muktamar, yang terpenting kami menangkap niatnya para kiai baik untuk menjaga jalannya muktamar agar sukses dan membawa kemajuan PPP ke depan," kata Noer saat dihubungimerdeka.com, Kamis (7/4).
Jin dalam agama islam adalah mahluk Allah yg diciptakan oleh dari Api, diantara mereka ada yg shalih dan ad juga yg tidak beragama ,"dan sesungguhnya di antara kami ada jin-jin yang taat dan ada jin-jin yang menyimpang (Al Jiin 72:14)”.
Dalam tradisi NU dan ulama-ulama jawa timur , sudah sangat sering kita dengar mereka mengerahkan jin, terakhir adalah Muktamar PPP yg katanya para ulama mengerahkan 1000 jin untuk mengamankan acara tersebut.
Sebuah pertanyaan buat PPP yga katanya partai Islam, adakah Nabi pernah minta tolong jin, atau para sahabat minta tolong jin ?.
Sayangya tidak ada, bahkan alQuran mennyebutkan

“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan” (QS. Al Jin: 6).
Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy mengungkapkan kemanan Muktamar VIII PPP berjalan lancar karena dijaga oleh pasukan keamanan terlihat dan tak terlihat.
"Jadi ada juga pasukan yang tak terlihat untuk mengamankan Muktamar, ada seribu jin Islam yang dikirim DPW Jawa Timur," kata Romy, sapaan Romahurmuziy.
Jadi jelas sekali PPP tidak layak menjadi “rumah Umat Islam”, karena diantara mereka sendiri masih bermusuhan , padahal Muslim itu bersaudara, juga mengunakan jin sebagai tempat minta tolong, padahal sudah jelas-jelas dilarang, saya kira partai ini tidak cocok memakai symbol kabah dan membawa-bawa agama untuk “dijual”, karena priiaku ini sudah menyimpang dari ajaran Islam, cocok ny apartai dijuluki nya “Partai persatuan pembangunan jin dan manusia.
Mbok ya kalau minta tolong ke gusti Allah, kalau minta tolong ke jin sirik atuh, apalagi selama ini pasukan jin PPP tidak bermanpaat sama sekali buat umat yg ada malah bikin heboh dimedia.
[caption caption="http://www.lensaindonesia.com/2016/04/08/ppp-jatim-kirim-1000-jin-islam-amankan-muktamar-di-jakarta.html"][/caption]
Kalau Jin itu memang hebat luar biasa, coba deh bebaskan WNI yg disandera oleh Abu Sayyap. Jawabanya Pasti ngak bisa lah, buktinya Jin aja ngak bisa ngarahkan tangan 200 juta rakyat Indonesia untuk coblos partai ini, apalagi bebaskan sandera.
Ngak usah jauh-jauh banget, bebaskan surya darma ali aja dari penjara ngak sanggup, kalau memang sakti tuh jin gampang kan, suruh curi aja barang bukti yg ada di KPK, ah ternyata juga tidak mampu, lantas apa kehebatan jin sehingga PPP harus membawa mahluk dunia lain, propesi lain dan tidak bermanpaat buat siapapun ke dalam partainya.
• Pesan untuk orang-orang yg merasa kyai sudahlah mengumbar tahayyul dan kesirikan , ini jaman sudah terbuka, ini hidup nyata bukan di alam mimpi. Didiklah masyarakat agar berpikir rasional, jangan sampai mereka terus dibodohi.
Bukankah manusia itu mahluk paling sempurna, masa iya kita harus bergantung ke jin dan jun, bisa jadi banyaknya kader PPP yg terjerat korupsi untuk kesejahteraan para Jin, hanya mereka yg tahu.
Untuk PPP, disana kan banyak kyai yg hebat dan pemahaman agama tinggi, coba deh belajar agama lagi, bukan berarti ane merasa lebih hebat dari pada orang PPP, tapi mendudukan tauhid pada tempatnya itu penting.
Urusan manusia mah tidak usah bawa-bawa jin , bawa aja prilaku jujur dan santun seperti yg dicontohkan Rasullah, jangan bawa prilaku jin, ntar yg ada nilep duit Negara sana-sini pakai ilmu jin biar ngak ketahuan.
Partai PPP baru selesai menyelengarakan muktamar dan memilih ketua baru saudara Rohidmudzy di Pondok Gede, Sabtu, 9 April 2016. Sayang nya islah tidak semudah yg diwacanakan , PPP masih terbelah sama seperti sebelum mutktamar , kubu Dzan FArid belum bisa menerima, pastinya akan timbul gugat mengugat kembali dipengadilan. Kubu Romi memang diatas angin, acara dibuka oleh Jokowi, penutupan oleh Jusup Kalla, pasti mudah bagi menkumham untuk memgeluarkan surat pengesahan bagi kubu romi. Kubu Dzan Farid kembali menjadi pihak yg terpinggirkan dimata pemerintah. Pada zaman Orba Soeharto juga memecah belah PDI, antara kubu soeryadi dan megawati yang memunculkan PDIP yang memenangkan pemilu tahun 1999, tapi suasana politik saat itu rakyat sudah mulai jengkel dengan pemerintah, tinggal nunggu pemicu dan tejadilah tragedy 98. Sementara saat ini rakyat sedang jenuh, partai hanya sibuk mengurus diri mereka sendiri dan gagal menyuarakan kepentingan rakyat. Tidak heran kubu Djan Parid akan hilang ditelan waktu, kalaupun mengadakan perlawanan akan kehabisan energy. Hebatnya lagi ditengah muktamar , kubu Romi membuat sensasi dengan mengerahkan jin, yang menurut ketua DPW PPP Jatim Musyaffa' Noer, pengiriman jin dilakukan karena akan ada pihak-pihak yang berusaha menggagalkan muktamar PPP. Upaya penggagalan tersebut sudah mulai bervariasi, mulai menggugat presiden, tidak mengakui muktamar, memecah belah kader dan menyusupkan orang untuk menggagalkan muktamar PPP. "Beberapa kiai Madura, Jombang, Tuban, Kediri, Tulung Agung, Pasuruan, Jember juga mengirimkan ratusan santri jin Islam dari daerahnya masing-masing untuk menjaga muktamar. Kami tidak mempermasalahkan beberapa kiai mengirimkan sampai 1.000 jin Islam pada muktamar, yang terpenting kami menangkap niatnya para kiai baik untuk menjaga jalannya muktamar agar sukses dan membawa kemajuan PPP ke depan," kata Noer saat dihubungimerdeka.com, Kamis (7/4). Jin dalam agama islam adalah mahluk Allah yg diciptakan oleh dari Api, diantara mereka ada yg shalih dan ad juga yg tidak beragama ,"dan sesungguhnya di antara kami ada jin-jin yang taat dan ada jin-jin yang menyimpang (Al Jiin 72:14)”. Dalam tradisi NU dan ulama-ulama jawa timur , sudah sangat sering kita dengar mereka mengerahkan jin, terakhir adalah Muktamar PPP yg katanya para ulama mengerahkan 1000 jin untuk mengamankan acara tersebut. Sebuah pertanyaan buat PPP yga katanya partai Islam, adakah Nabi pernah minta tolong jin, atau para sahabat minta tolong jin ?. Sayangya tidak ada, bahkan alQuran mennyebutkan “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan” (QS. Al Jin: 6). Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy mengungkapkan kemanan Muktamar VIII PPP berjalan lancar karena dijaga oleh pasukan keamanan terlihat dan tak terlihat. "Jadi ada juga pasukan yang tak terlihat untuk mengamankan Muktamar, ada seribu jin Islam yang dikirim DPW Jawa Timur," kata Romy, sapaan Romahurmuziy. Jadi jelas sekali PPP tidak layak menjadi “rumah Umat Islam”, karena diantara mereka sendiri masih bermusuhan , padahal Muslim itu bersaudara, juga mengunakan jin sebagai tempat minta tolong, padahal sudah jelas-jelas dilarang, saya kira partai ini tidak cocok memakai symbol kabah dan membawa-bawa agama untuk “dijual”, karena priiaku ini sudah menyimpang dari ajaran Islam, cocok ny apartai dijuluki nya “Partai persatuan pembangunan jin dan manusia. Mbok ya kalau minta tolong ke gusti Allah, kalau minta tolong ke jin sirik atuh, apalagi selama ini pasukan jin PPP tidak bermanpaat sama sekali buat umat yg ada malah bikin heboh dimedia. Kalau Jin itu memang hebat luar biasa, coba deh bebaskan WNI yg disandera oleh Abu Sayyap. Jawabanya Pasti ngak bisa lah, buktinya Jin aja ngak bisa ngarahkan tangan 200 juta rakyat Indonesia untuk coblos partai ini, apalagi bebaskan sandera. Ngak usah jauh-jauh banget, bebaskan surya darma ali aja dari penjara ngak sanggup, kalau memang sakti tuh jin gampang kan, suruh curi aja barang bukti yg ada di KPK, ah ternyata juga tidak mampu, lantas apa kehebatan jin sehingga PPP harus membawa mahluk dunia lain, propesi lain dan tidak bermanpaat buat siapapun ke dalam partainya. • Pesan untuk orang-orang yg merasa kyai sudahlah mengumbar tahayyul dan kesirikan , ini jaman sudah terbuka, ini hidup nyata bukan di alam mimpi. Didiklah masyarakat agar berpikir rasional, jangan sampai mereka terus dibodohi. Bukankah manusia itu mahluk paling sempurna, masa iya kita harus bergantung ke jin dan jun, bisa jadi banyaknya kader PPP yg terjerat korupsi untuk kesejahteraan para Jin, hanya mereka yg tahu. Untuk PPP, disana kan banyak kyai yg hebat dan pemahaman agama tinggi, coba deh belajar agama lagi, bukan berarti ane merasa lebih hebat dari pada orang PPP, tapi mendudukan tauhid pada tempatnya itu penting. Urusan manusia mah tidak usah bawa-bawa jin , bawa aja prilaku jujur dan santun seperti yg dicontohkan Rasullah, jangan bawa prilaku jin, ntar yg ada nilep duit Negara sana-sini pakai ilmu jin biar ngak ketahuan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/sobran/ppp-partai-manusia-dan-jin_570bd3b421afbd9e0b3d0b45
Partai PPP baru selesai menyelengarakan muktamar dan memilih ketua baru saudara Rohidmudzy di Pondok Gede, Sabtu, 9 April 2016. Sayang nya islah tidak semudah yg diwacanakan , PPP masih terbelah sama seperti sebelum mutktamar , kubu Dzan FArid belum bisa menerima, pastinya akan timbul gugat mengugat kembali dipengadilan. Kubu Romi memang diatas angin, acara dibuka oleh Jokowi, penutupan oleh Jusup Kalla, pasti mudah bagi menkumham untuk memgeluarkan surat pengesahan bagi kubu romi. Kubu Dzan Farid kembali menjadi pihak yg terpinggirkan dimata pemerintah. Pada zaman Orba Soeharto juga memecah belah PDI, antara kubu soeryadi dan megawati yang memunculkan PDIP yang memenangkan pemilu tahun 1999, tapi suasana politik saat itu rakyat sudah mulai jengkel dengan pemerintah, tinggal nunggu pemicu dan tejadilah tragedy 98. Sementara saat ini rakyat sedang jenuh, partai hanya sibuk mengurus diri mereka sendiri dan gagal menyuarakan kepentingan rakyat. Tidak heran kubu Djan Parid akan hilang ditelan waktu, kalaupun mengadakan perlawanan akan kehabisan energy. Hebatnya lagi ditengah muktamar , kubu Romi membuat sensasi dengan mengerahkan jin, yang menurut ketua DPW PPP Jatim Musyaffa' Noer, pengiriman jin dilakukan karena akan ada pihak-pihak yang berusaha menggagalkan muktamar PPP. Upaya penggagalan tersebut sudah mulai bervariasi, mulai menggugat presiden, tidak mengakui muktamar, memecah belah kader dan menyusupkan orang untuk menggagalkan muktamar PPP. "Beberapa kiai Madura, Jombang, Tuban, Kediri, Tulung Agung, Pasuruan, Jember juga mengirimkan ratusan santri jin Islam dari daerahnya masing-masing untuk menjaga muktamar. Kami tidak mempermasalahkan beberapa kiai mengirimkan sampai 1.000 jin Islam pada muktamar, yang terpenting kami menangkap niatnya para kiai baik untuk menjaga jalannya muktamar agar sukses dan membawa kemajuan PPP ke depan," kata Noer saat dihubungimerdeka.com, Kamis (7/4). Jin dalam agama islam adalah mahluk Allah yg diciptakan oleh dari Api, diantara mereka ada yg shalih dan ad juga yg tidak beragama ,"dan sesungguhnya di antara kami ada jin-jin yang taat dan ada jin-jin yang menyimpang (Al Jiin 72:14)”. Dalam tradisi NU dan ulama-ulama jawa timur , sudah sangat sering kita dengar mereka mengerahkan jin, terakhir adalah Muktamar PPP yg katanya para ulama mengerahkan 1000 jin untuk mengamankan acara tersebut. Sebuah pertanyaan buat PPP yga katanya partai Islam, adakah Nabi pernah minta tolong jin, atau para sahabat minta tolong jin ?. Sayangya tidak ada, bahkan alQuran mennyebutkan “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan” (QS. Al Jin: 6). Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy mengungkapkan kemanan Muktamar VIII PPP berjalan lancar karena dijaga oleh pasukan keamanan terlihat dan tak terlihat. "Jadi ada juga pasukan yang tak terlihat untuk mengamankan Muktamar, ada seribu jin Islam yang dikirim DPW Jawa Timur," kata Romy, sapaan Romahurmuziy. Jadi jelas sekali PPP tidak layak menjadi “rumah Umat Islam”, karena diantara mereka sendiri masih bermusuhan , padahal Muslim itu bersaudara, juga mengunakan jin sebagai tempat minta tolong, padahal sudah jelas-jelas dilarang, saya kira partai ini tidak cocok memakai symbol kabah dan membawa-bawa agama untuk “dijual”, karena priiaku ini sudah menyimpang dari ajaran Islam, cocok ny apartai dijuluki nya “Partai persatuan pembangunan jin dan manusia. Mbok ya kalau minta tolong ke gusti Allah, kalau minta tolong ke jin sirik atuh, apalagi selama ini pasukan jin PPP tidak bermanpaat sama sekali buat umat yg ada malah bikin heboh dimedia. Kalau Jin itu memang hebat luar biasa, coba deh bebaskan WNI yg disandera oleh Abu Sayyap. Jawabanya Pasti ngak bisa lah, buktinya Jin aja ngak bisa ngarahkan tangan 200 juta rakyat Indonesia untuk coblos partai ini, apalagi bebaskan sandera. Ngak usah jauh-jauh banget, bebaskan surya darma ali aja dari penjara ngak sanggup, kalau memang sakti tuh jin gampang kan, suruh curi aja barang bukti yg ada di KPK, ah ternyata juga tidak mampu, lantas apa kehebatan jin sehingga PPP harus membawa mahluk dunia lain, propesi lain dan tidak bermanpaat buat siapapun ke dalam partainya. • Pesan untuk orang-orang yg merasa kyai sudahlah mengumbar tahayyul dan kesirikan , ini jaman sudah terbuka, ini hidup nyata bukan di alam mimpi. Didiklah masyarakat agar berpikir rasional, jangan sampai mereka terus dibodohi. Bukankah manusia itu mahluk paling sempurna, masa iya kita harus bergantung ke jin dan jun, bisa jadi banyaknya kader PPP yg terjerat korupsi untuk kesejahteraan para Jin, hanya mereka yg tahu. Untuk PPP, disana kan banyak kyai yg hebat dan pemahaman agama tinggi, coba deh belajar agama lagi, bukan berarti ane merasa lebih hebat dari pada orang PPP, tapi mendudukan tauhid pada tempatnya itu penting. Urusan manusia mah tidak usah bawa-bawa jin , bawa aja prilaku jujur dan santun seperti yg dicontohkan Rasullah, jangan bawa prilaku jin, ntar yg ada nilep duit Negara sana-sini pakai ilmu jin biar ngak ketahuan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/sobran/ppp-partai-manusia-dan-jin_570bd3b421afbd9e0b3d0b45
Partai PPP baru selesai menyelengarakan muktamar dan memilih ketua baru saudara Rohidmudzy di Pondok Gede, Sabtu, 9 April 2016. Sayang nya islah tidak semudah yg diwacanakan , PPP masih terbelah sama seperti sebelum mutktamar , kubu Dzan FArid belum bisa menerima, pastinya akan timbul gugat mengugat kembali dipengadilan. Kubu Romi memang diatas angin, acara dibuka oleh Jokowi, penutupan oleh Jusup Kalla, pasti mudah bagi menkumham untuk memgeluarkan surat pengesahan bagi kubu romi. Kubu Dzan Farid kembali menjadi pihak yg terpinggirkan dimata pemerintah. Pada zaman Orba Soeharto juga memecah belah PDI, antara kubu soeryadi dan megawati yang memunculkan PDIP yang memenangkan pemilu tahun 1999, tapi suasana politik saat itu rakyat sudah mulai jengkel dengan pemerintah, tinggal nunggu pemicu dan tejadilah tragedy 98. Sementara saat ini rakyat sedang jenuh, partai hanya sibuk mengurus diri mereka sendiri dan gagal menyuarakan kepentingan rakyat. Tidak heran kubu Djan Parid akan hilang ditelan waktu, kalaupun mengadakan perlawanan akan kehabisan energy. Hebatnya lagi ditengah muktamar , kubu Romi membuat sensasi dengan mengerahkan jin, yang menurut ketua DPW PPP Jatim Musyaffa' Noer, pengiriman jin dilakukan karena akan ada pihak-pihak yang berusaha menggagalkan muktamar PPP. Upaya penggagalan tersebut sudah mulai bervariasi, mulai menggugat presiden, tidak mengakui muktamar, memecah belah kader dan menyusupkan orang untuk menggagalkan muktamar PPP. "Beberapa kiai Madura, Jombang, Tuban, Kediri, Tulung Agung, Pasuruan, Jember juga mengirimkan ratusan santri jin Islam dari daerahnya masing-masing untuk menjaga muktamar. Kami tidak mempermasalahkan beberapa kiai mengirimkan sampai 1.000 jin Islam pada muktamar, yang terpenting kami menangkap niatnya para kiai baik untuk menjaga jalannya muktamar agar sukses dan membawa kemajuan PPP ke depan," kata Noer saat dihubungimerdeka.com, Kamis (7/4). Jin dalam agama islam adalah mahluk Allah yg diciptakan oleh dari Api, diantara mereka ada yg shalih dan ad juga yg tidak beragama ,"dan sesungguhnya di antara kami ada jin-jin yang taat dan ada jin-jin yang menyimpang (Al Jiin 72:14)”. Dalam tradisi NU dan ulama-ulama jawa timur , sudah sangat sering kita dengar mereka mengerahkan jin, terakhir adalah Muktamar PPP yg katanya para ulama mengerahkan 1000 jin untuk mengamankan acara tersebut. Sebuah pertanyaan buat PPP yga katanya partai Islam, adakah Nabi pernah minta tolong jin, atau para sahabat minta tolong jin ?. Sayangya tidak ada, bahkan alQuran mennyebutkan “Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan” (QS. Al Jin: 6). Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy mengungkapkan kemanan Muktamar VIII PPP berjalan lancar karena dijaga oleh pasukan keamanan terlihat dan tak terlihat. "Jadi ada juga pasukan yang tak terlihat untuk mengamankan Muktamar, ada seribu jin Islam yang dikirim DPW Jawa Timur," kata Romy, sapaan Romahurmuziy. Jadi jelas sekali PPP tidak layak menjadi “rumah Umat Islam”, karena diantara mereka sendiri masih bermusuhan , padahal Muslim itu bersaudara, juga mengunakan jin sebagai tempat minta tolong, padahal sudah jelas-jelas dilarang, saya kira partai ini tidak cocok memakai symbol kabah dan membawa-bawa agama untuk “dijual”, karena priiaku ini sudah menyimpang dari ajaran Islam, cocok ny apartai dijuluki nya “Partai persatuan pembangunan jin dan manusia. Mbok ya kalau minta tolong ke gusti Allah, kalau minta tolong ke jin sirik atuh, apalagi selama ini pasukan jin PPP tidak bermanpaat sama sekali buat umat yg ada malah bikin heboh dimedia. Kalau Jin itu memang hebat luar biasa, coba deh bebaskan WNI yg disandera oleh Abu Sayyap. Jawabanya Pasti ngak bisa lah, buktinya Jin aja ngak bisa ngarahkan tangan 200 juta rakyat Indonesia untuk coblos partai ini, apalagi bebaskan sandera. Ngak usah jauh-jauh banget, bebaskan surya darma ali aja dari penjara ngak sanggup, kalau memang sakti tuh jin gampang kan, suruh curi aja barang bukti yg ada di KPK, ah ternyata juga tidak mampu, lantas apa kehebatan jin sehingga PPP harus membawa mahluk dunia lain, propesi lain dan tidak bermanpaat buat siapapun ke dalam partainya. • Pesan untuk orang-orang yg merasa kyai sudahlah mengumbar tahayyul dan kesirikan , ini jaman sudah terbuka, ini hidup nyata bukan di alam mimpi. Didiklah masyarakat agar berpikir rasional, jangan sampai mereka terus dibodohi. Bukankah manusia itu mahluk paling sempurna, masa iya kita harus bergantung ke jin dan jun, bisa jadi banyaknya kader PPP yg terjerat korupsi untuk kesejahteraan para Jin, hanya mereka yg tahu. Untuk PPP, disana kan banyak kyai yg hebat dan pemahaman agama tinggi, coba deh belajar agama lagi, bukan berarti ane merasa lebih hebat dari pada orang PPP, tapi mendudukan tauhid pada tempatnya itu penting. Urusan manusia mah tidak usah bawa-bawa jin , bawa aja prilaku jujur dan santun seperti yg dicontohkan Rasullah, jangan bawa prilaku jin, ntar yg ada nilep duit Negara sana-sini pakai ilmu jin biar ngak ketahuan.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/sobran/ppp-partai-manusia-dan-jin_570bd3b421afbd9e0b3d0b45

Ahok, Kalijodo, Luar batang , Ibu Yusri dan PT Agung Podomoro land. antara sikecil dan sikaya


Kalau melihat kasus penangkapan Sanusi, disinilah persoalan terbesar bangsa ini,yaitu mental korupsi masih mendarah daging, tidak peduli dengan nasib rakyat, hukumpun dijual sesuai keinginan sang pengusaha dengan Menjual kebijakan perda tentang RWZP3K Provinsi DKI Jakarta untuk periode 2015-2035    

Tidak herann jadi anggota DPRD, DPR RI  menjadi incaran  banyak orang, mareka bisa  membuat aturan tentang Negara ini sesuai dengan pesanan dan kepentingan,


                                Sumber poto tribun 
              Sumber poto tribun 

Kasus PT agung Podomoro land sebuah raksasa property yg mempunyai nilai pasar hampir 8 triliun, menjadi pelajaran luar biasa untuk KPK, POLRI, dan siapapun yg masih mencintai republic, inilah fenomena gunung es yg hamper terjadi setiap daerah.

                                                         Pos kota

Banyak daerah dari Lampung, Riau Jambi, Bengkulu tanah Negara sudah dikavling oleh pengusaha-pengusaha raksasa, sementara rakyat Indonesia entah dari Jawa, dari mana-mana berkeliling cari tanah 1-2 hektare untuk buka perkebunan begitu sulit, yg ada selalu keluar bahasa Ahok dan pemimpin daerah lainnya “tanah Negara”.   Inilah IRoni sebuah Negara yang menyebut rakyatnya pencuri ketika memakai tanah Negara, sementara pengusaha dibuatkan karpet hijau atas nama  pembangunan dan investasi dan sang rakyat kecilpun hanya merdu pada saat kampanye.

Sudah pasti bagi pengusaha siapapun yang berkuasa harus didekati untuk melancarkan bisnis.  Apalagi bisnis property , bisnis yg banyak melibatkan istitusi pemerintah dalam perizinan, sudah barang tentu harus punya akses khusus terhadap kekuasaaan didaerah dan pusat .

Apalagi reklamasi pantai utara Jakarta yang masih menjadi kontraversi sampai sekarang, banyak pihak menentang, dari nelayan aktivis lingkungan hidup dan dari pemerintahan sendiri.   Menteri KLH belum mengeluarkan izin prinsip, menteri Susi juga sama, tapi hebatnya Ahok dan DPRD berani menantang itu semua, bahkan sang dirut bisa duduk satu meja dengan ahok. 

Ahok tidak membantah atau menentang reklamasi ini, bahkan hanya mangut-mangut pada saat diberi penjelasan oleh sang dirut dan staffnya  tidak ada kata kritik, yg ada percepatan., bahkan beliau  kelihatan antusias agar proyek reklamasi cepat dilaksanankan. 

Teman ahok pun hanya mangut-mangut, sepertinya semua yg ada dipikiran ahok sudah sangat benar tidak ada salahnya, pokoke ahok.

Karpet Hijau untuk pengusaha oleh pemda dan pejabat saya kira itu wajar, karena kita butuh investasi, kita butuh pembangunan  itu semua harus melibatkan pengusaha .  Disinilah letak persoalaanya, bisakah pejabat daerah, DPRD,  mempunyai akal yg bersih, niat yg tulus, bahwa segala sesuatunya untuk kepentingan Indonesia  (rakyat)  dalam jangka panjang, tidak hanya pada periode jabatannya.  

RWZP3K  dirubah  begitu mudahnya  jika pengusaha yg minta, rumah ahokkpun dulunya adalah tempat ruang terbuka , sekarang sudah menjadi perumahan sekali lagi karena pengusaha bekerjasama dengan pemerintah pada waktu, pastinya ahok tidak tahu pada waktu itu, lantas apakah dia akan mengulangi prilaku yg sama dengan pemerintahan terdahulu.

 Laut Jakarta sudah dikapling oleh puluhan perusahaan besar sejak dulu, tapi karena menjadi kontraversi mana lebih banyak manfaat atau mudarot ditinjau dari berbagai disiplin keilmuan , maka proyek raksasa ini tersendat.   Reklamasi pantai pernah terjadi dijaman Pak Harto, dan ahok selalu berkelit hanya meneruskan kebijakan, tapi pemimpin yg baik harusnya bias memilah, mana yg baik teruskan yg buruk ya dihentikan.

Andai penduduk kalijodo atau luar batang orang-orang super kaya, barangkali mereka juga bisamemesan tata ruang sesuai yg mereka mau, atau bisa beraudiensi dan menjelaskan kepada ahok dan pemerintah DKI  dan pastinya perlakuan akan berbeda.  Tapi karena mereka hanya sekelas preman kecil, kalaupun kaya tidak bakalan puluhan milyar kok, jadi pengusuran bisa cepat dilakukan tanpa perlu mendengar keinginan dan permintaan penduduk kalijodo dan luar batang, protes dan demopun tidak dianggap kaerna tidak ada nilai ekonominya.  

                                     sumber poto kompas online     poto
Sudahlah orang susah , melanggar hokum habis deh, sementara sikaya bias membeli hukum inilah yg membedakan sikap dan karakter kebanyakan pemimpin kita saat ini.


kasus ini kasus besar, betapa mengerikan negeri ini yg sangat ramah dengan yg punya uang, bahkan UU, RTRW bias dipesan oleh sang kaya.  Sementara sirakyat kecil, Ibu Yusri nyamperin ahok mau konfirmasi, bukannya didengarkan , disuruh duduk eh malah dimaki, diteriaki maling lagi.  

Betul ada prestasi Ahok yg diajungi jempol, tapi tidak lantas tidak ada salahnya macam malaikat. Kita adalah manusia biasa, tempat salah, tapi harus mau dikoreksi, apalagi seorang pemimpin, belum mendengarkan secara seksama, sudah ngambek, mau jadi apa negeri ini.

Sementara untuk sang bos besar, sudah jadi tersangkapun, ahok dengan gagah berkata, proyek reklamasi akan tetap diteruskan.

Ahok sadarlah , semuanya ada batasnya, jangan terlalu, sesuatu yg berlebihan ngak enak loe. Berlebihan makan bias diabetes, kelebihan bicara  dan merasa benar sendiri juga ngak bagus.  Belajarlah jadi pemimpin yg santun tapi tegas.  Bukan hanya tegas kepada yg kecil dan lemah kepada yg besar loh.