Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts
Terjebak Hutang, Bersabarlah, selalu ada jalan yg terbaik dan selalu ada akhirnya

Terjebak Hutang, Bersabarlah, selalu ada jalan yg terbaik dan selalu ada akhirnya


Banyak diantara kita terjebak dalam kubangan hutang dengan berbagai macam alas an klasik, dari ditipu orang, usaha yg rugi istri yg kebanyakan kredit barang danseribu satu alas an laiinya.
Kita tidak usah bersedih atau galau jika memang itu sudah terjadi, tikdak perlu ke mbah dukun, kegunung  kawi, ziarah kemakam-makam, yg ada kita istiqomah, menerima apa yg sudah terjadi dengan segala resikonya tanpa perlu memikirkan menambah hutang baru.

Betul memang harga diri kita, keluarga dan anak-anak, orang tua, hancur berantakan, karena semuanya ikut tertekan, malu baik dari omongan keluarga, tetangga , teman sekantor dan semuanya.
Pada saat posisi seperti ini perlu  ekstra sabar, jadikan musibah ini sebuah pelajaran, sebuah pelatihan untuk menjadi sabar.  Sungguh menyakitkan pada saat antri yg nagih  tapi kita tidak berdaya.

  Pisahkan jiwa kita untuk menelan semua amarah para pemberi hutang setenang mungkin, walau kadang kita terpancing emosi, bersabarlah, karena kita memang berada pada posisi salah yg telah merepotkan orang lain.

Kawan, bagi anda yg sedang menghadapi tekanan berat, tidak ada jalan keluar yg cepat, berihtiarlah secara wajar, jangan grasa-grusu, karena akibatnya bukan baik, kita malah tertekan.

Bagi yg menjaminkan rumah, ruko atau mobil, tidak usah dipertahankan, berupayalah untuk menjual apapun untuk membayar hutang dan jangan pernah membayar hutang dengan hutang, apalagi jika berhutang dengan bunga lebih tinggi, itu malah bisa menjadi petaka, bisa jadi kita keluar dari mulut harimau kemulut macan.

Itu pernah saya alami, dari awal saya sudah ragu menerima bantuan bos sprepart ini yg katanya ingin membantu, ternyata malah beban baru bagi saya, bunganya lebih tinggi, dan terus marah sampai puas, sepertinya dia lupa emang kita lagi berupaya untuk menjual asset.

Hutang keperorangan lebih keras, tadinya punya hutang ke bri dan macet, tapi entah kenapa , dalam posisi tertekan sang bos akan membantu setelah memarahi sebelumnya, sekarang apa yg saya khawatirkan terjadi, amarah, makian dan kekesalannyapun semuanya ditimpakan kesaya.
Takut ?, tidak kok sebenarnya, namanya juga latihan kesabaran ya, bersabar saja, saya yakin semuanya ada ujungnya, jika pertolongan Alllah sudah waktunya, apa yg mustahil bisa terjadi dan diluar jangkauan pikiran manusia.

Ada sebuah kisah nyata yg baik kawan, ada seorang ibu-ibu datang ke seorang kyai dan menceritakan persoalannya, rumahnya minta tolong doa agar kejual 200 juta aja, karena dengan segitupun sebenarnya hanya cukup untuk membayar hutang.

Berminggu-minggu sang ibu tetap berdoa, shalat Dhuha, tahajjud dan sangat yakin akan pertolongan Allah, sayangnya yg nawar hanya 100-130 juta. Pada saat nya Allah membuka pertolongan, sebegitu mudahnya, tiba-tiba ada yg nawar “bu rumah ini kalau 300 juta dikasih ngak “, Massa Allah, itulah pertolongan Allah, hutang lunas dan si Ibu bisa membeli rumah lagi walau lebih kecil.

Bagaimana dengan sang suami, Alhamdulillah, kesabaran sang Ibu menjadi berkah sendiri buat sang bapak, yg tadinya jauh dari sejadah, tukang minum dan judi, Allah lengkapkan dengan hidayah buat sang suami.   
SI Bapak yg jarang kemasjid, tiba-tiba menjadi ahli ibadah, dari sholat fardu, dhuha tahajjud dan kemasjid tidak pernah ketinggalan. ,  Alahamdulillah.

Sayapun dan anda harus yakin ,Allah tidak melupakan hambanya, bersabarlah, karena pertolongan Allah itu begitu dekat, bisa besok, atau malam ini jika Dia sudah berkehendak.  Bukankah Allah hanya berseru kun Payakaun., maka jadilah.

Mari kawan, kuatlah bersabarlah mengadulah ke padaNya, karena ,Pertolongan nya pasti datang tepat pada waktunya.
Demi Istri Andri  Durhaka terhadap Ortu usahanya  Bangkrut, Kakaknya yg mengurus Ortu dari bangkrut usahanya kembali berkibar (kisah nyata adik yg durhaka dan kakak yg ngurus ortu)

Demi Istri Andri Durhaka terhadap Ortu usahanya Bangkrut, Kakaknya yg mengurus Ortu dari bangkrut usahanya kembali berkibar (kisah nyata adik yg durhaka dan kakak yg ngurus ortu)

Istri yg cantik, molek dan montok, banyak laki-laki tak berkutik dan berpikir normal tentang nilai-nilai agama, nilai-nilai leluhur dan melupakan segala kepantasan dalam kehidupan.
Andre anak laki-laki yg baik, berawal dari kerja serabutan dan bekerja dipabrik dan didukung oleh kecerdasan istri dengan berdagang kecil-kecilan, membuat sesuatu yg tidak ada menjadi ada. Yang tadinya hanya dagang dikamar kontrakan sekarang sudah bisa mengontrak toko ditempat strategis. 
Usaha bertambah maju, penghasilan suami juga meningkat, semuanya berjalan on the track, sayang kemurahan rizki yg diberikan Allah,  membuat berubahnya prilaku terhadap ortu.
Pada saat mertua main dengan temannya ketoko anaknya , sang anak  kita sebut saja maya(menantu), bahkan tidak menyuruh masuk mertua dan temannya,  disuruh diluar saja, jangankan air, dilayaninpun tidak , aduh menyedihkan, betapa sakitnya hati orang tua.  Tetapi kerena berpikir menantunya lagi sibuk, sang mertua berpamitan kepada menantunya walau sebenarnya hatinya luka dan malu kepada temannya.

Tuhan maha baik rizki terus ditambah, sang suamipun mulai buka usaha sendiri dan juga berkembang pesat.   Maya dan andri berembuk, gimana caranya mereka menambah penghasilan vasive incame, muncullah ide membangun kos-kosan, tapi kalau mau beli tanah dan ngebangun  duit belum cukup.  Muncullah ide untuk membangun rumah orttu untuk dijadikan kos-kos an.  Atas desakan maya, andri tidak berkutik dan menyampaikan maksud kepada orang Ibu, oke secara prinsip tidak bermasalah, sementara bapak tidak dipamiti.

Ohyaa, Bapak dan Ibu andri sudah hampir 5 tahun mengikuti anak perempuannya, kebetulan bapaknya sakit, jadi sudah barang tentu harus ada yg mengurusnya, tapi mana mau andri dan maya mengurus apalagi membantu biaya, maka kakaknya yg mengurus semuanya.
Kontrakan sudah jadi, tanpa berembuk dengan Baapak  dan kakak, langsung saja dikontrakan, pada saat kakaknya main hanya melongo dan tertegun, oh ternyata kontrakan sudah sangat bagus dan sudah ada penghuninya.

Tuhan Berkehendak lain, tiba-tiba usaha kakaknya bankrut, rumah dan ruko tergadai ke bri dan akhirnya harus pinjam uang pihak ketiga  karena memang sudah sekarat usahanya. 
Pada saat terdengar kakaknya bankrut tidak ada respek dari adiknya, apakah orang tua mau dikemanakan, apakahditampung dulu dirumah orang tuanya yg sebagian sudah menjadi kontrakan, karena sebagian lagi masih djadikan tempat tinggal bagi keluarga andri dan maya.

Bapak dan ibunya berkemas mau kerumahnya yg sekarang ditempati anaknya, bukannya sambutan , sapa atau Tanya, tapi malah cemberutan, bahkan maya mengancam akan pindah dari rumah sekarang mereka tempati kalau ortu Andri kerumah itu.
Andripun tidak berkutik  bahkan diancam akan dicerai oleh maya jika orang tuanya menginap bersama  mereka, walau sebenarnya itu rumah orang tua andri.   Entah karena sangking cantiknya  atau besarnya cinta andri,  tidak ada perlawanan dari andri dan  hanya diam dan mengiyakan.
Si andri marah-marah ke bapak dan kakaknya , bahwa maya tidak setuju Bapak dan Ibu kerumah mereka, pokoknya tidak mau, kalau tidak maka maya akan pergi dan mengajak berpisah.
Melihat kondisi ini kakakya andri walau sedang kesulitan, penagih banyak, hutang miliaran, tidak keberatan  terus diikuti orang tua, tapi harap maklum, akan ada yg datang menagih , terkadang terdengar suara yg kurang santun, begitu juga, rumah yg sekarang mereka tempati akan disita oleh pihak ketiga jika amran (kakak iparnya) tidak mampu menyediakan uang 1,1 m pada bulan ke tujuh 2016.

Amran dan istrinya hanya mengelus dada , mereka setiap malam bersama anak-anaknya selalu merutinkan berkumpul, berdoa dan mengaji, mendawamkan surat wagiah, arrahman, yasin, meminta jalan keluar dari Allah, mareka sangat yakin dan optimis bahwa Allah bersama mereka, apalagi doa orang tua yg meraka urus dengan kasih , baik dalam kondisi ada dan tiada.
Alahmadulillah amran dan istrinya usahanya sudah mulai jalan lagi, hutang sudah mulai berkurang walau rumah dan ruko masih berada dipihak ketiga dan hanya tersisa waktu tiga bulan lagi, kyakinan mereka ini membuat pelajaran buat saya,  Bersabarlah terhadap ujian, sudah pasti Alllah membukakan jalan keluar, asal yakin dan satu keluarga seiya sekata.
Sementara maya dan andri, bukannya berkembang usahanya, tapi kedua usahanya tutup semua dan hanya tersisa kontrakan yg notabene masih milik orang tua dan belum bagi waris.
Jatuhnya usaha maya dan andri juga tidak merubah sikap mereka terhadap Ortu,  bahkan menjadi alas an penguat bahwa mereka secara finansial dan moril juga tidak mempunyai daya.
Tertatih dan kesulitan keluarga andri dan maya, membuat kakaknya bersedih dan  didatangi untuk menawarkan pekerjaan perbaikan motor dari perusahaan.  Kesombongan andri dan maya masih tersisa, tapi mereka tidak bisa menolak karena kebutuhan hidup tetap jalan .
Sekarang akhirnya andri kembali menjadi karyawan kakaknya, sementara maya membuka laundry dirumah mertua,  sementara usaha kakaknya kembali mulai berkibar dan dalam waktu 1-2 bulan sebelum jatuh tempo  dengan sebuah keyakinan dan doa orang tua persoalan hutang kakaknya InsaAllah akan terlunasi melihat dari gambaran pertumbuhan grafik usaha.
Sunguh ini menjadi pelajaran menarik buat kita, ketulusan, perjuangan seorang anak dalam mengurus ortu tanpa berkeluh  kesaah, walau kadang mereka sendiri kesulitan dalam memenuhi kebutuhan diri mereka sendiri, apalagi pada saat jatuh usahanya , tapi Allah tidak tidur, buah dari kesabaran, kerja keras dan Ihlas pasti dibalas oleh Alllah dengan jalan keluar yg terbaik.

Smeentara Andri dan maya belum ketemu jalan keluar dari kemelut keuangan mereka, dan sayangnya sikap  angkuh dan penolakan terhadap orang tua masih ada, bukanya jalan keluar yg mereka dapatkan, tapi muncul masalah-masalah baru yg terus membebani merka.


Hutang lunas, Suami Insaf dari pemabok karena Doa Istri yg Sholeh (terinspirasi dari kisah nyata )

Hutang lunas, Suami Insaf dari pemabok karena Doa Istri yg Sholeh (terinspirasi dari kisah nyata )



Hutang LUnas , suami dari tukang Mabuk Insap karena doa IStri yg Shaleh (pertologan Alllah Itu begitu dekat)

Bertahun-tahun kang wawan (Nama Samaran), menjadi pengusaha kecil-kecilan, kaya banget ngak juga, tapi ukuran orang kampong mah lumayan, tos bengharlah,   Kan pasti beda kaya nya orang Jakarta, ama kayanya orang lampung barat, , begitu juga pasti beda klas kayanya  orang Bandung sama orang tasik.

Nih contoh ya, Pernah saya beli  mobil xenia eh malah  dibilang ama teman  ngapain loe beli mobil renthal, ane pikir sudah keren , habis mampunya itu beda lagi kan kata kawan yg lebih kaya .

Kang wawan mah karena duit ada, ganteng,  mana mau mendengar nasihat Istri, disuruh sholat ogah, disruh minum kopi minum bir, disuruh ngurus ayam eh malah yabung ayam, pokokna mah duit the membuat kang wawan suka lupa dengan Tuhan dan Tuli mendengar Nasihat IStri.  

Ohya  rumah kang wawan bersebelahan dengan masjid , sayangnya sudah sangat lama, bahkan bertahun-tahun kang wawan tidak pernah menginjakkan kaki kemasjid, jangankan shalat lima waktu, sholat jumatpun tidak pernah. 

Sementara sang istri (Nurlela, Nama samara) , sholat, ngaji , Dhuha, Tahajjud, dirutinkan, pokokna sangat Ideal untuk seorang istri, tapi entah kenapa Tuhan menjodohkan dengan kang Wawan, pasti ada sesuatunya, itu mah Hanya TUhan yg tahu rahasia yg ghaib.

Pada saat suami dan anak-anak tidur, Nurlela berdoa sambil menangis, semoga suami diberi hidayah dan petunjuk.  Berpuluh tahun berdoa, , sementara kelakuan suami tambah menjadi, nurlela bersabar dan dia yakin apapun yg terjadi hari ini semuannya KehendakNya.

Tepat pada saat anak-anak beranjak sekolah SMP dan SMa, Usaha kang wawan bankrut, hutang dimana-dimana yg nagih ngantri, istri tetap sabar mendampingi kang wawan, sampai tinggal satu rumah, itupun kang  wawan dan Nurlela berharap kejual karena masih ada sisa hutang 200 juta.
Kang wawan belum berubah prilakunya walau sudah bangkrut, minum masih tapi yag namanya sudah bangkrut tidak bisa semewah waktu banyak uang, sekarang mah miras yg murah meriah saja , kalau dulu mah bisa minum ke diskotek ditemani para bidadari dunia, sekaranng sorangan wae diimah, nyumput-nyumput takut ketahuan ama anak, kalau ama istri emang sudah tahu.

Nurlela terus berdoa, semoga suaminya sadar dan rumah cepat terjual agar hutang kang wawan lunas dan bisa memulai hidup baru walau memulai dari nol kembali, yah namanya juga bogoh, Nurlela mah mana mau meninggalkan kang wawan yg lagi susah walau prilakuknya selalu membuat hati Nurlela kuciwa berat.

Entah kanapa, setahun lebih rumah ditawarkan tidak ada yg menawar lebih dari 130 juta, Nurlela sempat pesimis dalam hatinya, bahkan pada saat titik tertentu, hati galau dan bimbang, akankah pertolongan Allah itu datang.   Banyak yg membisikkan disuruh ke dukun a sampai z yg diembeli-embeli dengan kata2 ihtiar. 

Sudah wajar Nurlela galau namanya juga manusia, pada saat yg sama suami sudah kehabisan akal, usaha sudah bangkrut, hutang masih ada, bentar lagi rumah bisa disita kalau tidak bisa menyediakan uang untuk mmembayar hutang.  Andai disita maka hutangpun masih ada juga, anak-anak juga akan kehilangan tempat tinngal, duh menyeramkan .

Baca juga

Terjebak Hutang, (kisah seorang karyawan yg salah memilih mitra usaha)



Ketenangan dalam menghadapi tekanan hutang.






Diajaklah kang wawan kekyai sepuh, biasanya mah mana mau, mungkin karena sudah kepepet mau nih kang wawan.   Pak yayi memberi nasihat bersabarlah dan sungguh pertolongan Allah itu makin dekaaat.

Ah dasar kang wawan, percaya mah he, eh, tapi kelakuan tidak banyak berubah, sementara Nurlela bertambah yakin bahwa Allah tidak pernah meninggalkan dirinya dan dia yakin ini semua yg terbaik bagi dia dan kang wawan.

Allah tidak melupakan Doa hambanya, kerinduan Nurlela kepada Allah yg tak lekang pada saat kaya dan susah, akhirnya di Ijabah, entah bagaimana Allah mengerakkan hati seseorang, Rumah kang ditawaru 300 juta ”, Masa Allah, inilah jikaa Allah berkehendak, hutang kan Wawan dan Nurlela beres, sisanya mereka bisa membeli rumah walau lebih kecil.

Pada saat yg sama  kang Wawan diberi Hidayah oleh Allah betapa beruntungnya diberi istri yg Shalih, sabar menghadapi kelakuannya baik pada saat kaya maupun Susah.

Masa Alllah, hari kang wawan tidak pernah tinggal shalat 5 waktu dan berjemaah , Dhuha, tahajjud, semuanya beliau lakukan, kelakuan buruk ditinggalkan, bahkan istrinya merasa kalah ibadahnya dengan kang wawan.


Percayalah, setiap ada kesulitan pasti ada kemudahan, Allah cukup berkata kun fayakun, semuanya terjadi, hanya kita sabar tidak menunggu pertolongan Allah.

Lambatnya pertolongan Allah sebenarnya itu pendidikan buat kita, bukan Allah melupakan, tapi Allah ingin menempa diri kita, bukankah berlian semakin digosok semakin mengkilaat.


Salam Hangat





               

Gara-gara Hutang Berakhir di Penjara (kisah Nyata)



Kejadian yg berulang dan kembali harus saya tulis untuk mengingatkan para pembaca yg sedang mengalami persoalan hutang.

Sebut saja Namanya Adi (bukan nama sebenarnya), adi adalah anak muda yg energik, banyak ide, gaul dan pedenya luar biasa serta setia kawan.

Beberapa bulan terakhir dia dapat proyek di Garut untuk membangun gedung, entah kenapa atau terlambat pembayaran dia mengadaikan mobilnya yg masih kredit untuk menambah modal.
Ternyata itu juga belum cukup, pekerjaan yg belum kelar dan berharap sang empu proyek akan membayar,  kembali dia meminjam mobil rental dengan sewa perbulan, dan mobil  kembali dia gadai.
Kalau kita hitung maka sudah ada dua cicilan yg dia bayar, yang pertama mobilnya yg masih kredit, dan mobil rental yg harus dibayar sewa bulanan, ternyata apa yg dia harap duit tak kunjung cair.
Demi harga diri dan harapan  yg sebenarnya sudah Nampak sang empu proyek agak culas, kembali dia meminjam mobil rental dan dia gadai kembali, akhirnya sampai 5 mobil, berarti harus ada 30 juta perbulan dengan cicilan mobilnya, sementara uangnya sudah habis untuk menutupi sewa mobil rental, cicilan mobil ,  akhirnya semuanya gagal bayar dan harus mendekam dipenjara karena pengelapan mobil. 

Akibatnya semuanya menjadi rumit, keluarga berantakan, istri nyumput, anak terbengkalai, mertua jadi korban didatangi terus pemilik mobil ,mobil cicilan juga terus nagih parahnya kredit atas nama mertua.


Setelah bunga-berbunga hutang mencapai 500 jutaan, semuanya berawal dari proyek yg  gagal bayar dan demi nama baik, yg didapat adalah membengkaknya hutang yg akan terus bertambah, karena yg punya uang dan punya mobil terus menghitung biaya sewa tanpa mareka mau mengerti.


                                  Sumber gambar
Sedihnya, karena tekanan hutang, istripun pada saat kabur tidak tahu harus kemana?. karena selama ini tidak terbuka ke orang tua, anakpun dititipkan ketetangga, selang seminggu kemudian anaknya diantarkan ke neneknya. 
 

Kawan, jika anda mengalami kerugian dan harus mempunyai hutang, berpikirlah setenang mungkin, jangan sampai menambah hutang dengan bunga lebih tinggi .  lebih baik hadapi dan jelaskan sebaik-baiknya , jika memang cicilan mobil dan motor bisa meringankan jual aja mobil dan motor anda, sehingga biaya untuk cicilan kredit kita bisa alokasikan untuk mencicil hutang kita.

Jangan sampai kita terus mengali lebih dalam, yg celaka bukan hanya diri kita, tapi juga keluarga kita. Katakana stop nambah hutang untuk menutupi hutang.

Sebagai penguat ada satu doa yg baik  yg pantas kita ucapkan berulang setelsh habis sholat : Ya Allah kami berlindung dari kesusahan dan kedukaan, dari lemah kemauan dan kemalasan dari sipat bakhil dan  hutang yg banyak dan kezaliman manusia




Banyak Hutang, " Umur Lebih Pendek"



Banyak hutang, umur Pendek
Coba kita duduk sejenak, sambil minum kopi, atau sambil ngobrol dengan istri, buka arsip hutang, berapa jadwal bayar hutang dalam sebulan.

Dari kartu kredit, cicilan rumah, cicilan motor, cicilan barangg, atau kalau yg punya mobil barangkali cicilan mobil, cicilan kta, coba kita rinci betapa sibuknya kita dalam sebulan menjadwal pembayaran hutang.


                                                      
Apalagi model ane nih, karena punya toko  yg lagi jatuh dan menuju kebangkitan kembali, , ada 36 pemasok yg silir berganti  tiap hari datang menagih, belum hutang laiinya. , di hari senin ada 5 pemasok, selasa 3, rabu dan hari-hari seterusnya selalu ada yg nagih.

Bayangin aja kepala terus berputar mencari alasan kalau pas ngak uang, kalau pas ada sih masih mending, itu mah masih bagus lah, ini pas jadwal ditagih , pas ngak ada. Pusing kan 
.
Tapi tenang aja, bagi anda yg banyak hutang, tidak banyak kuncinya, bereskan satu-satudan lebih giat usaha, lebih hemat dan lebih banyak berdoa.


Kalau anda karyawan, coba deh belajar jualan online, atau pas pulang habis magrib coba manfaatkan waktu untuk jualan apa gitu loh .

Orang banyak hutang sibuk lihat kalender, hari apa, tanggal berapa, bulan berapa, karena kita terikat janji dengan hutang.  Bayangin aja ya, kita  seperti dikejar tanggal dan dikejar hari, dikejar bulan karena janji membayar hutang, jadilah hidup dikejar tanggal, dikejar bulan, dikejar tahun , hidup tidak lagi dinikmati tahu-tahu koit deh,” benarlah kata orang bijak banyak hutang, membuat umur kita pendek”, 

Kartu kredit A tgl 1, B tgl 5, motor tgl 10, rumah tgl 20, cicilan barang 24, mobil 25, janji bayar keteman tanggal 29, sok pasti pusing deh.   Hidup terasa begitu cepat, pagi kerja pulang sore, pagi buak toko eh tahu-tahu sudah magrib. Malamnya mikiran besok bayar kesiapa, atau mau pinjam kesiapa untuk bayar htuang di tanggal berikutnya.

Terkadang karena kita kalut, kita sering membuat blunder, bukannya berhenti berhutang, tapi karena terjepit, kita membuat hutang baru dengan alasan untuk ini, untuk itu, yg kadang hanya menjadi obat sementara, biasanya hutang br

 Hutang sama dengan narkoba, enak sesaat, kemudian menderitanya berkepanjangan. Jadi berhati-hatilah dalam berhutang, karena hanya membuat hidup yg tidak ternikmati, hidup yg tersiksa karena beban hutang, sementara hidup cuman sekali, yuk kita stop hutang konsumtif.

Pastilah lebih nikmat minum kopi di kaki lima dengan harga 3-5ribu dari pada minum kopi kafe dengan harga 50000 5ibu tapi bayarnya gesek pakai kartu kredit.  Lebih nikmat makan dirumah dari pada makan di KFC  jika itu dari hutang. 

Berhematlah , hidup sederhana, walau harta ada, karena itu lebih membuat kita bahagia, dari pada hidup mewah dari hutang, apalgi dari korupsi , lebih ngeri tuh.